SMA Budi Utomo Gadingmangu Gelar Skrining Kesehatan Gratis Bersama Puskesmas Kecamatan Perak

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan peserta didik, SMA Budi Utomo Gadingmangu bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Perak mengadakan kegiatan skrining kesehatan gratis bagi seluruh siswa. Kegiatan ini merupakan program rutin yang bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan peserta didik sejak dini sekaligus menanamkan kesadaran pentingnya menjaga pola hidup sehat di lingkungan sekolah.

Kegiatan skrining dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan melibatkan tim tenaga kesehatan profesional dari Puskesmas Kecamatan Perak. Pemeriksaan meliputi beberapa aspek, antara lain kesehatan gigi dan mulut, mata, kulit, telinga, serta kebersihan diri secara umum. Setiap siswa diperiksa secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditentukan, dengan pendampingan dari guru dan petugas UKS sekolah.

Dalam pelaksanaannya, para petugas kesehatan tidak hanya melakukan pemeriksaan fisik, tetapi juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan pola hidup sehat. Siswa diajak memahami cara merawat gigi dengan benar, menjaga kebersihan kulit untuk mencegah penyakit menular, serta pentingnya menjaga kesehatan mata di tengah intensitas penggunaan gawai yang tinggi.

Kepala SMA Budi Utomo Gadingmangu menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin baik antara sekolah dan Puskesmas Kecamatan Perak. Menurut beliau, kegiatan ini merupakan langkah nyata sekolah dalam mendukung program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) serta mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, karena kesehatan peserta didik adalah faktor penting dalam menunjang keberhasilan belajar mereka,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Puskesmas Kecamatan Perak menyampaikan bahwa kegiatan skrining ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat. Dengan melakukan deteksi dini, diharapkan setiap siswa dapat mengetahui kondisi kesehatannya dan melakukan tindak lanjut jika diperlukan.

Antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti setiap tahap pemeriksaan dengan tertib dan penuh rasa ingin tahu. Banyak siswa yang merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini karena dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka tanpa harus pergi ke fasilitas kesehatan secara mandiri.

Melalui kegiatan skrining kesehatan ini, SMA Budi Utomo Gadingmangu terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan mendukung proses belajar yang optimal. Kesehatan jasmani yang baik diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi siswa untuk terus berkembang dan berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Serah Terima Jabatan OSIS dan MPK SMA Budi Utomo Gadingmangu: Wujud Regenerasi Pemimpin Muda yang Berintegritas

SMA Budi Utomo Gadingmangu kembali menorehkan langkah penting dalam proses pembinaan karakter dan kepemimpinan siswa melalui kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) OSIS dan MPK periode 2024/2025 ke 2025/2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi siswa yang menjadi wadah pengembangan potensi serta tanggung jawab generasi muda.

Acara berlangsung dengan khidmat di Halaman Masjid Luhur, dihadiri oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah, pembina OSIS dan MPK, dewan guru, serta seluruh siswa kelas XII dan beberapa siswa kelas XI dan X. Momentum ini menjadi simbol beralihnya tongkat estafet kepemimpinan dari pengurus lama kepada pengurus baru, yang siap melanjutkan estafet perjuangan dan pengabdian dalam organisasi sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SMA Budi Utomo Gadingmangu menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pengurus OSIS dan MPK periode 2024/2025 atas dedikasi, kerja keras, serta kontribusi nyata mereka dalam berbagai kegiatan sekolah. Beliau juga berpesan kepada pengurus baru agar melanjutkan semangat kepemimpinan yang berlandaskan nilai profesional, religius, dan berintegritas, sesuai dengan visi sekolah.

Serah terima jabatan ditandai dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan bendera organisasi dari ketua OSIS dan MPK lama kepada ketua baru. Prosesi ini menjadi simbol tanggung jawab dan komitmen untuk terus menjaga nama baik organisasi serta menjadi teladan bagi seluruh siswa.

Pengurus OSIS dan MPK periode 2025/2026 diharapkan mampu membawa inovasi dan semangat baru dalam melaksanakan program-program sekolah, baik dalam bidang akademik, karakter, maupun pengembangan bakat dan minat siswa. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu menjadi mitra aktif sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang positif, kreatif, dan inspiratif.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang formalitas, tetapi juga menjadi momen penting untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan di kalangan siswa. Melalui regenerasi ini, SMA Budi Utomo Gadingmangu terus berkomitmen mencetak pemimpin muda yang siap berkontribusi, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di masyarakat luas.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh pengurus baru OSIS dan MPK periode 2025/2026 dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjadikan organisasi siswa sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan yang nyata, serta terus membawa semangat perubahan positif bagi SMA Budi Utomo Gadingmangu.

Belajar Seru, Berprestasi Hebat: Pengalaman Try Out TKA Bersama Ruangguru dan Erlangga

Oleh: Muhammad Faskho Nashrulloh – Siswa SMA Budi Utomo Gadingmangu

Pagi itu, suasana di SMA Budi Utomo Gadingmangu terasa berbeda. Lorong-lorong sekolah dipenuhi wajah-wajah penuh semangat. Kami, para siswa kelas XII, bersiap mengikuti Try Out Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselenggarakan bekerja sama dengan platform digital Ruangguru dan Penerbit Erlangga. Bagi sebagian dari kami, ini bukan sekadar ujian biasa, melainkan ajang untuk mengukur seberapa jauh kesiapan menuju dunia perkuliahan dan masa depan.

Sejak awal diumumkan, kegiatan Try Out ini sudah mencuri perhatian banyak siswa. Bagaimana tidak? Ruangguru dikenal sebagai platform pendidikan digital terbesar di Indonesia, dan Erlangga sudah lama menjadi sahabat belajar siswa lewat buku-bukunya yang berkualitas. Kolaborasi dua nama besar ini tentu menambah rasa percaya diri dan antusiasme kami untuk ikut serta.

Sesi ujian dimulai tepat waktu. Ruangan dipenuhi keseriusan, namun juga semangat juang. Soal-soal yang disajikan terasa menantang — mulai dari Mata Pelajaran wajib hingga Mata Pelajaran pilihan. Setiap siswa tampak berusaha maksimal. Meskipun beberapa soal membuat kening berkerut, suasana tetap kondusif. Kami semua tahu, hasil bukanlah segalanya, tapi proses belajarnya yang paling berharga.

Yang paling menarik dari kegiatan ini adalah bagaimana teknologi benar-benar dihadirkan dalam proses belajar. Setelah sesi ujian, kami mendapatkan pembahasan interaktif melalui platform digital Ruangguru. Dari situ, kami bisa langsung melihat analisis hasil, bagian mana yang sudah dikuasai dan bagian mana yang perlu ditingkatkan. Pendekatan modern ini membuat belajar terasa lebih efektif dan menyenangkan.

Selain itu, Penerbit Erlangga juga memberikan materi pendukung berupa buku latihan dan pembahasan yang membantu kami memperdalam pemahaman. Tidak hanya soal latihan, tapi juga strategi belajar yang bisa diterapkan menjelang ujian masuk perguruan tinggi nanti. Kolaborasi dua pihak ini benar-benar menghadirkan pengalaman belajar yang lengkap — memadukan dunia digital dan literasi cetak dengan cara yang harmonis.

Bagi saya pribadi, Try Out ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Rasanya seperti berlatih menghadapi pertandingan besar. Ada rasa tegang, tapi juga antusias. Saya belajar untuk mengelola waktu, fokus pada detail soal, dan tetap tenang meskipun waktu terus berjalan. Dari sini saya menyadari, bahwa kemampuan akademik bukan hanya tentang seberapa cepat kita menjawab, tetapi juga seberapa baik kita memahami setiap tantangan yang diberikan.

Yang tak kalah penting, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat kebersamaan di antara siswa. Kami saling menyemangati, berbagi tips belajar, bahkan tertawa bersama saat membahas soal-soal yang sulit. Guru-guru pun selalu hadir memberi dukungan, memotivasi agar kami tidak hanya mengejar nilai, tapi juga menanamkan rasa percaya diri dalam setiap langkah.

Melalui Try Out TKA ini, saya merasakan betul bagaimana SMA Budi Utomo Gadingmangu berkomitmen memberikan pengalaman belajar terbaik bagi siswanya. Sekolah tidak hanya fokus pada nilai akademik, tetapi juga berupaya menghadirkan kegiatan yang relevan dengan perkembangan zaman. Kolaborasi dengan Ruangguru dan Erlangga menjadi bukti nyata bahwa pendidikan bisa dikemas dengan cara yang modern, menarik, dan bermanfaat.

Kegiatan seperti ini benar-benar membuka mata saya bahwa belajar tidak harus membosankan. Dengan pendekatan yang tepat dan lingkungan yang mendukung, belajar bisa menjadi petualangan yang seru. Dan bagi kami, Try Out TKA kali ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah baru untuk terus berkembang dan meraih mimpi.

Semoga di tahun-tahun mendatang, kegiatan semacam ini terus diadakan, agar lebih banyak siswa SMA Budi Utomo Gadingmangu yang bisa merasakan manfaatnya — belajar dengan semangat, berkompetisi dengan jujur, dan melangkah menuju masa depan dengan percaya diri.

Mengasah Karakter Pemimpin: LDKS SMA Budi Utomo Gadingmangu Lahirkan Generasi Unggul

SMA Budi Utomo Gadingmangu sukses menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) selama tiga hari  diikuti oleh calon pengurus OSIS dan perwakilan siswa terpilih. Kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta menanamkan jiwa kepemimpinan yang bertanggung jawab pada peserta didik. LDKS tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Pemimpin Muda yang Berintegritas dan Adaptif.” Serangkaian materi dan kegiatan lapangan telah diberikan, meliputi public speaking, manajemen organisasi, problem-solving, dan team building. Para peserta diuji kemampuan fisik dan mentalnya melalui simulasi, diskusi kelompok, serta kegiatan outbound yang menantang. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi tinggi dari pihak sekolah. Bapak Robi Sujastra, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, menyampaikan pernyataan bahwa LDKS adalah investasi jangka panjang sekolah dalam menyiapkan pemimpin masa depan. “LDKS adalah laboratorium pembentukan karakter kepemimpinan. Tujuan utama kami bukan hanya sekadar mengajarkan teori organisasi, tetapi juga menanamkan integritas, disiplin, dan rasa tanggung jawab yang kuat,” tegas Bapak Robi. Beliau melanjutkan, “Kami melihat bahwa tantangan masa depan membutuhkan pemimpin yang tidak hanya cerdas, tetapi juga adaptif dan mampu bekerja sama. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat menjadi teladan bagi teman-temannya, serta mampu mengaplikasikan nilai-nilai kepemimpinan tersebut dalam kehidupan sehari-hari maupun di organisasi sekolah.”

Salah satu peserta LDKS yang menunjukkan antusiasme tinggi adalah Dzikri Ferdian Alana, siswa kelas XI 3, yang diwawancarai setelah menyelesaikan sesi problem-solving. “LDKS ini luar biasa menantang! Jujur, sangat menguras energi, tapi hasilnya sepadan. Saya belajar banyak hal baru, terutama tentang cara mengatur waktu, mengambil keputusan di bawah tekanan, dan yang paling penting, bagaimana mendengarkan pendapat orang lain dalam tim,” ungkap Tegar. Ketika ditanya mengenai materi yang paling berkesan, ia menjawab, “Sesi simulasi pengambilan keputusan itu sangat berkesan. Kami dihadapkan pada skenario sulit dan harus mencapai kesepakatan dalam waktu singkat. Saya menyadari bahwa menjadi pemimpin itu tidak mudah; kita harus adil, cepat, dan berani bertanggung jawab atas semua konsekuensi dari keputusan yang diambil. Saya juga belajar bahwa pemimpin yang baik adalah yang mau turun tangan, bukan hanya menyuruh.” Mengenai rencana pasca-LDKS, Dzikri menyatakan, “Setelah ini, saya merasa jauh lebih siap untuk mengemban tugas di OSIS. Saya ingin menerapkan semua ilmu yang saya dapat, terutama dalam membangun komunikasi yang efektif dan memotivasi teman-teman. Harapan saya, kami sebagai pengurus baru dapat membuat SMA Budi Utomo Gadingmangu menjadi lebih aktif dan berprestasi.” LDKS SMA Budi Utomo Gadingmangu ditutup dengan upacara pelantikan simbolis, menandai kesiapan para peserta untuk menjadi pemimpin yang berdedikasi dan siap membawa perubahan positif di lingkungan sekolah.

SMA Budi Utomo Gadingmangu Successfully Boosts Global Competence with English Day Initiative

Budi Utomo Gadingmangu Senior Hight School successfully held its regular English Day program, transforming the entire school environment into a mandatory English-speaking zone for the whole day. This initiative aims to actively and practically accustom students and all academic staff to using English, while simultaneously boosting self-confidence in global communication.

The English Day schedule was packed with various interactive activities, ranging from daily conversations and short presentations to educational language games. Teachers and students alike were encouraged to interact entirely in English, creating a fun and immersive learning atmosphere.

The program received strong support from the school, particularly from Mr. Novianto, S.Pd., the Head of the International Class Program. He stated that the program is a strategic step by the school in preparing students for global challenges. “This English Day is not just a ceremonial event; it is a concrete commitment from SMA Budi Utomo Gadingmangu to equip students with proficient English language skills. In this era of globalization, the ability to speak English is key to accessing knowledge, job opportunities, and international cultural exchange,” said Mr. Novianto. He added, “Through this habituation, we hope to diminish the psychological barriers students face in using English, making them braver and more fluent in speaking. This program is also an integral part of enhancing the quality of our international classes, ensuring graduates are ready to compete on the global stage.”

High enthusiasm was evident among the students, including Muhammad Tegar Wahyu Wicaksono, a student from class XI – 2. Interviewed during a break in the activities, Tegar shared his thoughts on English Day. “I think it’s really fun and challenging at the same time. At first, it was a bit stiff, but gradually, I got used to it. My friends also supported each other, so we weren’t afraid of making mistakes. This helped me train my spontaneity in speaking,” he commented. When asked about the greatest benefit of the activity for students, Tegar replied, “The benefits are immense. In class, we focus on theory or grammar. But during English Day, we truly use the language for daily communication. This makes English feel more alive and relevant, not just a subject in a book. I feel more confident to try speaking with friends or teachers.” Regarding his hopes for future English Day events, he concluded, “I hope the games and activities can be more diverse and related to our daily lives, maybe like role-playing or a mini debate. But overall, this is a great program and should be continued regularly!”

The English Day concluded with an English Performance session from class representatives, featuring short dramas in English, marking the success of a full day of international language use at SMA Budi Utomo Gadingmangu and reinforcing the school’s commitment to producing a globally competent generation.

SMA Budi Utomo Gadingmangu Sukses Tingkatkan Kompetensi Global melalui Inisiatif English Day

SMA Budi Utomo Gadingmangu kembali sukses menyelenggarakan program rutin English Day, mengubah seluruh lingkungan sekolah menjadi zona wajib berbahasa Inggris selama sehari penuh. Inisiatif ini bertujuan untuk membiasakan siswa dan seluruh sivitas akademika menggunakan bahasa Inggris secara aktif dan praktis, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dalam berkomunikasi global.

Jadwal English Day diisi dengan beragam kegiatan interaktif, mulai dari percakapan sehari-hari, presentasi singkat, hingga permainan bahasa yang edukatif. Guru maupun siswa didorong untuk berinteraksi sepenuhnya dalam bahasa Inggris, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan mendalam.

Program ini mendapat dukungan kuat dari pihak sekolah, terutama dari Bapak Novianto, S.Pd., selaku Penanggung Jawab Program Kelas Internasional. Beliau menyatakan bahwa program ini merupakan langkah strategis sekolah dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global. “English Day ini bukan sekadar acara seremonial; ini adalah komitmen nyata dari SMA Budi Utomo Gadingmangu untuk membekali siswa dengan kemampuan bahasa Inggris yang mahir. Di era globalisasi ini, kemampuan berbahasa Inggris adalah kunci untuk mengakses ilmu pengetahuan, peluang kerja, dan pertukaran budaya internasional,” ujar Bapak Novianto. Beliau menambahkan, “Melalui pembiasaan ini, kami berharap hambatan psikologis siswa dalam menggunakan bahasa Inggris dapat teratasi, dan mereka menjadi lebih berani serta lancar dalam berbicara. Program ini juga merupakan bagian integral dari peningkatan kualitas kelas internasional kami, untuk memastikan lulusan siap bersaing di panggung global.”

Antusiasme tinggi terlihat di kalangan siswa, termasuk Muhammad Tegar Wahyu Wicaksono, siswa dari kelas XI – 2. Diwawancarai di sela-sela kegiatan, Tegar berbagi pemikirannya tentang English Day. “Menurut saya ini sangat menyenangkan dan menantang pada saat yang bersamaan. Awalnya agak canggung, tapi lambat laun saya terbiasa. Teman-teman juga saling mendukung, jadi kami tidak takut salah. Ini membantu saya melatih spontanitas dalam berbicara,” komentarnya. Ketika ditanya tentang manfaat terbesar dari kegiatan ini bagi siswa, Tegar menjawab, “Manfaatnya besar sekali. Kalau di kelas, kita fokus pada teori atau tata bahasa. Namun di English Day, kita benar-benar menggunakan bahasa tersebut untuk komunikasi sehari-hari. Ini membuat Bahasa Inggris terasa lebih hidup dan relevan, bukan hanya pelajaran di buku. Saya jadi lebih percaya diri untuk mencoba berbicara dengan teman atau guru.” Mengenai harapannya untuk English Day di masa depan, ia menyimpulkan, “Saya harap permainan dan kegiatannya bisa lebih beragam dan terkait dengan kehidupan sehari-hari kita, mungkin seperti bermain peran atau debat mini. Tapi secara keseluruhan, ini adalah program yang bagus dan harus dilanjutkan secara rutin!”

English Day ditutup dengan sesi English Performance dari perwakilan kelas, menampilkan drama singkat dalam bahasa Inggris, menandai keberhasilan satu hari penuh penggunaan bahasa internasional di SMA Budi Utomo Gadingmangu dan memperkuat komitmen sekolah dalam mencetak generasi yang kompeten secara global.

Yayasan Pendidikan Budi Utomo Gelar Pembinaan Guru: Memperkuat Etika dan Profesionalisme dalam Dunia Pendidikan

Dalam upaya terus meningkatkan kualitas pendidikan dan profesionalisme tenaga pendidik, Yayasan Pendidikan Budi Utomo kembali menggelar kegiatan pembinaan guru yang diikuti oleh seluruh tenaga pengajar di bawah naungan yayasan. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme, mencerminkan komitmen yayasan dalam membentuk ekosistem pendidikan yang unggul dan berkarakter.

Pembinaan kali ini menghadirkan narasumber istimewa, Bapak Drs. H. Muhammad Thoyibun, S.Pd., M.M., seorang tokoh pendidikan yang telah berpengalaman luas dalam dunia kependidikan. Dalam penyampaiannya, beliau mengangkat berbagai topik penting yang relevan dengan dunia pendidikan saat ini, mulai dari peran guru sebagai pendidik, etika profesi, hingga tantangan dan peluang dalam proses pembelajaran masa kini.

Guru: Profesi Mulia yang Butuh Komitmen dan Integritas

Salah satu poin utama yang ditekankan oleh Bapak Thoyibun adalah pentingnya guru untuk tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik. Beliau menegaskan bahwa seorang guru bukan sekadar penyampai materi, tetapi juga pembentuk karakter dan teladan bagi peserta didik.

“Menjadi guru bukan hanya soal transfer ilmu, tapi juga tentang bagaimana kita menjadi contoh yang baik, punya integritas, dan mampu menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada anak-anak kita,” tutur beliau.

Menjaga Kode Etik Guru

Dalam sesi pembinaan, Bapak Thoyibun juga mengulas kembali kode etik guru, yang seringkali luput dari perhatian dalam praktik sehari-hari. Ia mengingatkan pentingnya guru untuk menjaga sikap profesional, menjaga hubungan yang harmonis dengan sesama rekan kerja, siswa, dan orang tua, serta terus belajar dan mengembangkan diri.

“Kode etik bukan hanya sekadar aturan di atas kertas. Itu adalah pedoman moral yang harus dihidupi oleh setiap guru dalam setiap tindakan dan keputusan,” jelasnya.

Pendidikan yang Berpihak pada Anak

Tidak kalah penting, beliau mengajak seluruh peserta untuk merefleksikan kembali makna pendidikan yang sesungguhnya — yakni pendidikan yang berpihak pada anak. Dalam prosesnya, guru perlu mengedepankan pendekatan yang humanis, menghargai perbedaan, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan inklusif.

“Setiap anak unik, dan tugas kita adalah membantu mereka tumbuh sesuai potensinya, bukan menyeragamkan mereka,” ujarnya penuh semangat.

Komitmen Yayasan untuk Pendidikan Berkualitas

Melalui kegiatan pembinaan ini, Yayasan Pendidikan Budi Utomo ingin menegaskan kembali komitmennya untuk terus mendampingi dan memperkuat kapasitas para guru dalam menjalankan tugasnya. Pembinaan bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum untuk menyegarkan semangat, memperbarui pemahaman, dan mempererat kebersamaan dalam menjalankan amanah pendidikan.

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam proses belajar-mengajar di sekolah-sekolah di bawah naungan yayasan, serta membawa semangat baru bagi para pendidik dalam menjalankan peran mulianya.

SMA Budi Utomo Gadingmangu Joins Prestigious Study Abroad Education Fair in Surabaya

SMA Budi Utomo Gadingmangu proudly participated in the Study Abroad Surabaya Education Fair, held at the prestigious Sheraton Hotel & Towers Surabaya. This annual event brings together leading international universities and enthusiastic Indonesian students, creating a valuable platform for educational exchange and global academic exploration.

The education fair featured a wide range of university booths representing institutions from countries such as the United States, Australia, the United Kingdom, Japan, and more. Students from various schools, including those from SMA Budi Utomo Gadingmangu, had the opportunity to engage directly with university representatives. They received firsthand information about academic programs, application procedures, scholarship opportunities, and campus life abroad.

Throughout the event, the students actively participated by asking insightful questions, collecting brochures, and taking notes during one-on-one consultations. These interactions provided a deeper understanding of global education systems and encouraged students to begin planning their academic futures with confidence and clarity.

Beyond information-gathering, the fair served as an inspirational experience, broadening students’ perspectives and nurturing a global mindset — essential qualities for succeeding in today’s interconnected world. The enthusiasm and curiosity displayed by the participants reflected their eagerness to embrace new challenges and pursue international academic opportunities.

The involvement of SMA Budi Utomo Gadingmangu in such a significant event highlights the school’s strong commitment to student development. By opening access to global educational resources and experiences, the school continues to support its mission of preparing students to become high-achieving individuals, ready to compete and succeed on the international stage.

SMA Budi Utomo Gadingmangushaping excellent, high-achieving generations, ready to compete on the global stage.

WARDAH COLOURVERSE Hadir di SMA Budi Utomo Gadingmangu

SMA Budi Utomo Gadingmangu kembali menghadirkan sebuah pengalaman istimewa bagi para siswinya. Kali ini, melalui kegiatan WARDAH COLOURVERSE, seluruh peserta diajak untuk mengenal lebih dekat dunia kecantikan sekaligus memahami pentingnya merawat diri dengan penuh kasih sayang.

Skincare: Merawat Diri, Merawat Percaya Diri

Sejak awal acara, suasana hangat dan elegan langsung terasa. Booth Wardah tampil memikat dengan rangkaian produk skincare yang lengkap. Para siswi pun antusias mencoba mulai dari facial wash yang lembut, hydrating toner yang menyegarkan, hingga moisturizer yang menutrisi kulit.
Lewat sesi ini, mereka belajar bahwa skincare bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk cinta pada diri sendiri yang akan menumbuhkan rasa percaya diri.

Make Up: Ekspresi Diri dalam Warna

Tidak kalah menarik, sesi make up demo menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Dengan panduan tim Wardah, para siswi belajar merias wajah dengan gaya natural — mulai dari penggunaan foundation yang ringan, blush on yang memberi rona segar, hingga lip cream Wardah yang menambah sentuhan percaya diri.


Keceriaan tampak jelas dari wajah para siswi yang begitu menikmati proses belajar sekaligus bereksperimen dengan warna.

Lebih dari sekadar kecantikan luar, kegiatan WARDAH COLOURVERSE mengajarkan bahwa setiap perempuan memiliki keunikan dan pesonanya masing-masing. Melalui perawatan kulit dan riasan sederhana, siswi SMA Budi Utomo Gadingmangu diingatkan bahwa kecantikan sejati lahir dari keseimbangan antara merawat diri, mengekspresikan diri, dan menjaga hati tetap tulus.

Dengan senyum bahagia, para siswi menutup hari dengan wajah yang tak hanya berseri, tetapi juga dengan semangat baru untuk semakin percaya diri.

Segenap keluarga besar SMA Budi Utomo Gadingmangu menyampaikan terima kasih kepada Wardah atas dukungan dan kesempatan berharga yang diberikan kepada para siswi. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal untuk terus menumbuhkan kepercayaan diri, sekaligus menginspirasi generasi muda agar selalu menjaga diri dan hati dengan penuh cinta.

Pelaksanaan Survey Lingkungan Belajar (SULINGJAR) di SMA Budi Utomo Gadingmangu

Gadingmangu, 22 September 2025 – SMA Budi Utomo Gadingmangu baru saja menyelesaikan kegiatan Survey Lingkungan Belajar (SULINGJAR) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal  20 September 2025, melibatkan seluruh guru. SULINGJAR merupakan program inisiatif Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang bertujuan untuk mengevaluasi dan memperbaiki lingkungan belajar agar lebih kondusif dan mendukung proses pendidikan.

Dalam kegiatan ini, survey dilakukan secara daring melalui platform resmi Kemendikbudristek. Para guru diminta untuk mengisi kuesioner yang mencakup berbagai aspek, seperti kenyamanan ruang kelas, fasilitas belajar, interaksi dengan sesama guru, serta pencegahan kekerasan dan perundungan di sekolah. “Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa merasa aman dan termotivasi untuk belajar,” ujar Bapak Heboh Handono P.L., M.Pd., Kepala Sekolah SMA Budi Utomo Gadingmangu, saat membuka kegiatan.

Hasil survey akan dianalisis oleh tim Kemendikbudristek dan dikembalikan ke sekolah dalam bentuk laporan. SMA Budi Utomo Gadingmangu berkomitmen untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut, seperti perbaikan fasilitas laboratorium dan program anti-bullying yang lebih intensif. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju lingkungan belajar yang lebih baik, sehingga siswa dapat berkembang secara optimal.

Dengan demikian, SULINGJAR tidak hanya sebagai alat evaluasi, tetapi juga momentum kolaborasi antarwarga sekolah. Semoga hasilnya membawa perubahan positif bagi SMA Budi Utomo Gadingmangu di masa depan.

Alumni SMA Budi Utomo Gadingmangu Raih Prestasi Jurnalis Internasional hingga Adam Malik Award

Larasati Dyah Utami, Alumni SMA Budi Utomo Gadingmangu dan Ponpes Gadingmangu yang Ukir Prestasi Jurnalis Internasional hingga Raih Adam Malik Award (Dok.Lines/Pribadi) Artikel Tayang di Kompasiana

Jombang, 18 September 2025 – Rasa bangga kembali menyelimuti keluarga besar SMA Budi Utomo Gadingmangu. Salah satu alumninya, Larasati Dyah Utami, berhasil menorehkan prestasi gemilang di dunia jurnalistik internasional. Perempuan yang akrab disapa Laras ini kini berkarier sebagai jurnalis di Koran Rakyat Merdeka dan dipercaya mewakili Indonesia dalam berbagai program jurnalistik internasional.

Selama menempuh pendidikan di SMP dan SMA Budi Utomo Gadingmangu, Laras dikenal sebagai siswi yang disiplin, ulet, dan aktif. Enam tahun mondok di bawah naungan Ponpes Gadingmangu telah membentuk karakter luhur yang menjadi bekal penting dalam perjalanan kariernya.

“Kami diajarkan untuk menghargai waktu, menjaga sikap, dan selalu berbuat baik. Mulai dari sekolah, beribadah, hingga menjaga lingkungan pondok menjadi kebiasaan yang membentuk karakter saya hingga sekarang,” ungkap Laras dalam wawancara.

Setelah lulus dari SMA Budi Utomo, Laras melanjutkan studi di Universitas Multimedia Nusantara. Meski bergelar sarjana ekonomi, kecintaannya pada dunia jurnalistik tumbuh sejak mengikuti pelatihan bersama LDII News Network (Lines) pada 2018. Kariernya berawal di Tribunnews (2019–2023), kemudian berlanjut ke Rakyat Merdeka.

Sejumlah capaian internasional berhasil diraih Laras, di antaranya mewakili Indonesia dalam program kunjungan jurnalis ASEAN ke Jepang (2025) serta Indonesia Next Generation Journalist Network on Korea (2023). Lebih membanggakan lagi, ia meraih Adam Malik Award (AMA) 2022 sebagai Jurnalis Media Online Terbaik dari Kementerian Luar Negeri RI.

“Penghargaan itu pengingat untuk terus menjaga integritas dalam karya jurnalistik. Prinsip yang saya dapatkan di sekolah dan pondok—jujur, amanah, dan disiplin—sangat relevan dengan dunia kerja,” tegasnya.

Bagi SMA Budi Utomo Gadingmangu, capaian Laras adalah bukti nyata bahwa lulusan sekolah berbasis pesantren mampu berkompetisi secara global tanpa meninggalkan nilai karakter.

“Berprestasi itu bukan sekadar penghargaan. Bisa membuat orangtua, guru, dan sekolah bangga adalah kemuliaan tersendiri,” pungkasnya.

SMA Budi Utomo Gadingmangu akan terus berkomitmen mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi untuk bangsa maupun dunia.