SMA Budi Utomo Gadingmangu kembali menghadirkan program unggulan untuk meningkatkan kualitas dan kesiapan siswa menghadapi dunia kuliah maupun dunia kerja. Program tersebut adalah English Camp Special Class, sebuah kegiatan intensif yang dirancang khusus untuk meningkatkan kemampuan English speaking siswa kelas XII Special Class. Selama dua minggu penuh, siswa mengikuti sesi pembelajaran pagi dan siang bersama para tutor profesional dari PEACE Kampung Inggris Pare, salah satu lembaga pembinaan bahasa Inggris terbaik di Indonesia.
Program ini diikuti oleh lima kelas Special Class XII, terdiri dari tiga kelas putra dan dua kelas putri. Kegiatan dilakukan langsung di lingkungan sekolah, sehingga siswa dapat belajar nyaman, fokus, dan tetap produktif tanpa harus keluar dari lingkungan pendidikan SMA Budi Utomo Gadingmangu. Para tutor dari Kampung Inggris Pare menghadirkan metode pembelajaran aktif, komunikatif, dan menyenangkan sehingga siswa dapat lebih mudah memahami materi sekaligus mempraktikkannya.
Selama English Camp berlangsung, setiap siswa mendapatkan kesempatan luas untuk praktik berbicara dalam bahasa Inggris. Mulai dari daily conversation, public speaking practice, pronunciation drilling, hingga interactive speaking games yang membuat proses pembelajaran terasa sangat hidup dan memotivasi. Para tutor tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga membantu siswa membangun keberanian untuk berbicara di depan orang lain, memperbaiki intonasi, serta meningkatkan kelancaran dalam berbahasa Inggris.
Kegiatan ini memberikan dampak positif yang besar bagi siswa. Banyak siswa yang awalnya kurang percaya diri kini menjadi lebih berani menyampaikan pendapat dalam bahasa Inggris. Selain itu, mereka juga mendapatkan pengalaman belajar langsung dengan metode ala Kampung Inggris Pare yang terkenal efektif, intensif, dan ramah bagi pemula maupun siswa tingkat lanjut.
Dengan terlaksananya English Camp ini, diharapkan seluruh siswa kelas XII Special Class memiliki bekal kuat dalam kemampuan active English speaking. Kemampuan ini sangat penting tidak hanya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, tetapi juga untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja yang semakin menuntut kemampuan komunikasi global.
SMA Budi Utomo Gadingmangu terus berkomitmen menghadirkan program-program berkualitas demi menghasilkan lulusan yang siap bersaing, berkarakter unggul, dan mampu menjawab tantangan masa depan. English Camp Special Class—learn, speak, and be confident!
Suasana penuh semangat meliputi perjalanan besar SMA Budi Utomo Gadingmangu dalam kegiatan Indonesia International Education & Training Expo 2025 yang berlangsung di Gedung International Jatim Expo Surabaya pada 20–22 November 2025. Selama tiga hari berturut-turut, sekolah memberangkatkan total 8 bus—3 bus pada Kamis, 2 bus pada Jumat, dan 3 bus pada Sabtu—yang mengantar ratusan siswa dari kelas Specisl Class XII, perwakilan XII Reguler, XI International Class, serta X- International Class dan X Olimpiad Class untuk mengikuti pameran pendidikan terbesar di Jawa Timur ini.
Sejak memasuki area expo, para siswa langsung disambut suasana meriah dan megah. Deretan stan kampus favorit dari dalam dan luar negeri memenuhi seluruh sudut gedung, menghadirkan pengalaman langsung yang sangat membuka wawasan. Kampus-kampus top Indonesia seperti UNDIP, UGM, ITB, UNAIR, ITS, Telkom University, UNESA, UI, Udayana, dan banyak lainnya hadir memberikan informasi lengkap mengenai jurusan, beasiswa, fasilitas, hingga peluang karier. Tidak kalah menarik, universitas dari luar negeri—mulai dari Rusia, Korea, Malaysia, Singapura, Australia, Kazakhstan, China, dan negara-negara lainnya—juga membuka kesempatan lebar bagi siswa yang bercita-cita melanjutkan studi internasional.
Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi. Banyak yang serius berdiskusi, berkonsultasi, dan menggali informasi mendalam mengenai jurusan impian mereka—mulai dari kedokteran, teknik, komunikasi, ekonomi, data science, hingga pendidikan. Stan luar negeri pun tidak pernah sepi; para siswa tampak bersemangat mempelajari peluang beasiswa, program pertukaran pelajar, dan gambaran kehidupan kuliah global. Suasana expo semakin meriah dengan berbagai aktivitas menarik seperti mini games, konsultasi langsung, pembagian merchandise, hingga pengalaman teknologi seperti VR campus tour yang membuat kegiatan semakin full enjoy dan heboh.
Di tengah keramaian, siswa-siswi SMA Budi Utomo Gadingmangu tampak menikmati setiap momen, saling berbagi pengalaman, mengambil brosur, mengabadikan foto, dan tentunya pulang dengan banyak pengetahuan baru. Guru pendamping dan tim Markom turut sigap memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan tetap menyenangkan.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar kunjungan, tetapi sebuah pengalaman penting yang mengarahkan siswa dalam menentukan masa depan pendidikan mereka. Dengan informasi lengkap dari berbagai kampus nasional maupun internasional, para siswa kini memiliki gambaran yang lebih jelas tentang jalur yang ingin mereka tempuh setelah lulus nanti.
Expo pendidikan tahun ini menjadi bukti bahwa SMA Budi Utomo Gadingmangu selalu berupaya membuka cakrawala siswa agar siap menyongsong masa depan gemilang. Sampai jumpa di kegiatan inspiratif berikutnya—Always Moving Forward!
Jombang, 2025 – Kabar membanggakan kembali datang dari kawah candradimuka SMA Budi Utomo Gadingmangu. Salah satu siswa berbakat dari kelas XI 3, Naim Irman Hidayat, berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Kejuaraan Bulutangkis Tingkat Kabupaten (Kejurkab) Jombang Tahun 2025.
Tidak tanggung-tanggung, Naim berhasil memborong dua gelar juara sekaligus dalam turnamen bergengsi yang diikuti oleh atlet-atlet pelajar terbaik se-Kabupaten Jombang ini.
Dominasi di Dua Kategori Dengan semangat juang yang tinggi dan stamina yang prima, Naim sukses menaiki podium untuk dua nomor berbeda:
Juara 2 (Silver Medal) – Kategori Tunggal Putra (Perorangan).
Runner Up (Juara 2) – Kategori Ganda Putra.
Perjalanan Naim menuju final tidaklah mudah. Ia harus menyisihkan puluhan peserta dari berbagai sekolah lain di Jombang. Di kategori perorangan, Naim menunjukkan kelincahan dan teknik smash yang tajam. Sementara di kategori Ganda Putra, chemistry dan kerjasama tim yang solid mengantarkannya hingga ke partai puncak.
Apresiasi Sekolah Pihak sekolah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras Naim. Prestasi ini membuktikan bahwa siswa SMA Budi Utomo Gadingmangu tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan agama, tetapi juga mampu bersaing ketat di bidang olahraga prestasi.
“Alhamdulillah, ini adalah buah dari kedisiplinan berlatih. Kami berharap prestasi Naim ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman lainnya di SMA Budi Utomo untuk terus menggali potensi diri,” ujar Robi Sujastra selaku Waka Kesiswaan.
Selamat kepada Naim Irman Hidayat! Teruslah berlatih, tetap rendah hati, dan semoga di tahun depan bisa mengubah perak menjadi emas.
SMA Budi Utomo Gadingmangu – Berkarakter, Berilmu, dan Berprestasi.
Kabar membanggakan datang dari salah satu siswa terbaik SMA Budi Utomo Gadingmangu. Fajar Mubaraq, siswa Kelas X 18 (Kelas Olimpiade), berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 2 dalam ajang bergengsi Sains Competition 2025 yang diselenggarakan oleh Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Bhakti Wiyata Kediri.
Perjuangan di Kompetisi Sains Tingkat Regional
Sains Competition yang diadakan IIK Bhakti Wiyata Kediri merupakan kompetisi tahunan yang menarik perhatian banyak pelajar berprestasi di bidang sains. Kompetisi ini menguji kemampuan dan pemahaman siswa terhadap berbagai disiplin ilmu pengetahuan alam.
Fajar Mubaraq, yang dikenal sebagai siswa yang tekun dan memiliki semangat belajar tinggi, telah mempersiapkan diri dengan matang untuk menghadapi persaingan sengit ini. Sebagai bagian dari Kelas Olimpiade, ia mendapatkan bimbingan intensif dari guru-guru pembimbing di SMA Budi Utomo Gadingmangu.
“Saya sangat bersyukur atas hasil ini. Persaingan di babak final sangat ketat, tetapi berkat dukungan dari guru-guru dan teman-teman di sekolah, saya bisa fokus dan memberikan yang terbaik,” ujar Fajar dengan rendah hati. “Prestasi ini saya persembahkan untuk SMA Budi Utomo.”
Semangat Kompetitif dan Dukungan Sekolah
Kepala Sekolah SMA Budi Utomo Gadingmangu, Bapak Heboh Handono Pribadi Luhur, M.Pd. menyampaikan apresiasinya yang tinggi atas capaian Fajar.
“Prestasi Fajar Mubaraq di IIK Bhakti Wiyata Kediri ini menjadi bukti nyata bahwa program pembelajaran dan pembinaan di Kelas Olimpiade kami berjalan efektif. Kami bangga dengan dedikasi Fajar. Ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga motivasi bagi seluruh siswa lain untuk berani berkompetisi dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” tuturnya.
Prestasi ini sekali lagi menegaskan komitmen SMA Budi Utomo Gadingmangu dalam mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap menjadi calon pemimpin di berbagai bidang, khususnya dalam bidang sains dan teknologi kesehatan.
Ucapan Selamat dan Harapan ke Depan
Segenap keluarga besar SMA Budi Utomo Gadingmangu mengucapkan selamat dan sukses kepada Fajar Mubaraq atas Juara 2 yang telah diraih. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk meraih lebih banyak penghargaan di masa mendatang.
SMA Budi Utomo GADINGMANGU Siapkan Masa Depan Siswa Lebih Pasti
Pada hari Sabtu ini, SMA Budi Utomo GADINGMANGU kembali menunjukkan komitmennya dalam membuka wawasan global bagi para siswa dan orang tua. Melalui seminar dan sosialisasi bersama LPK Cakrawala Indonesia Sejahtera (LPK CIS), sekolah menghadirkan informasi lengkap mengenai peluang bekerja di Jepang—mulai dari keamanan, prospek karir, hingga jalur resmi yang dapat ditempuh oleh lulusan SMA.
Acara ini mendapat antusias besar, baik dari orang tua maupun siswa. Mereka disuguhi penjelasan mengenai bagaimana Jepang menjadi salah satu negara yang sangat membutuhkan tenaga kerja asing berkualitas, serta bagaimana regulasi ketenagakerjaan di sana menjamin keamanan, kenyamanan, dan perlindungan bagi pekerja. Melalui pemaparan tim LPK CIS, para peserta semakin memahami bahwa bekerja di Jepang merupakan kesempatan yang nyata dan sangat prospektif.
Dalam sesi motivasi khusus untuk orang tua, pemateri menekankan bahwa masa depan karir anak dapat dimulai dari keputusan yang tepat sejak dini. Jepang menawarkan lingkungan kerja yang tertata, jenjang karir yang jelas, serta peluang pengembangan diri yang sangat luas. Para orang tua juga diberikan gambaran tentang bagaimana keberangkatan dilakukan melalui jalur legal, terstruktur, dan telah terbukti aman.
Sementara itu, bagi para siswa, seminar ini memberikan semangat baru. Mereka diajak melihat Jepang bukan hanya sebagai tempat bekerja, tetapi sebagai tempat untuk belajar budaya disiplin, meningkatkan kemampuan bahasa, dan mendapatkan pengalaman hidup internasional yang akan sangat berguna untuk masa depan mereka. Kesempatan untuk berkembang di negeri sakura disampaikan sebagai peluang yang sangat layak dipersiapkan sejak bangku SMA.
Melalui kegiatan ini, SMA Budi Utomo GADINGMANGU berharap seluruh siswa semakin berani bermimpi dan mengambil langkah besar menuju masa depan. Seminar bersama LPK CIS menjadi salah satu upaya nyata sekolah dalam membekali generasi muda dengan wawasan global, pilihan karir yang relevan, serta kesempatan untuk berkembang di kancah internasional.
Dengan dukungan orang tua, sekolah, dan lembaga profesional seperti LPK CIS, masa depan siswa tidak hanya dipersiapkan—tetapi benar-benar dibuka lebar.
Motivasi dan Sosialisasi Sukses Studi Lanjut bersama Ir. Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., IPU. di Gadingmangu
Pada Jumat malam, 14 November 2025, Aula Pondok Pesantren Gadingmangu dipenuhi atmosfer yang berbeda. Malam itu, Yayasan Pendidikan Budi Utomo Gadingmangu mempersembahkan sebuah program istimewa: Motivasi dan Sosialisasi Sukses Studi Lanjut bersama sosok inspiratif, Ir. Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., IPU., Ketua DPW LDII DIY sekaligus dosen Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) serta penerima beasiswa studi di Jepang.
Acara ini digelar secara hybrid. Wali murid yang berdomisili di Gadingmangu hadir langsung di aula, sementara peserta dari luar daerah mengikuti melalui Zoom dan kanal YouTube. Meski berbeda ruang, semangat dan antusiasme seluruh peserta menyatu dalam satu tujuan: membuka cakrawala tentang peluang pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
Pesan Inspiratif dari Penerima Beasiswa Jepang
Dalam pemaparannya, Ir. Atus Syahbudin membagikan perjalanan hidupnya yang tak lepas dari kerja keras, kegigihan, dan doa. Beliau menggarisbawahi bahwa kesempatan studi lanjut, termasuk beasiswa luar negeri, bukan hanya milik mereka yang “sangat pintar”, tetapi milik siapa saja yang mau berproses dan berkomitmen.
“Saya dulu bukan anak yang selalu juara satu. Tapi saya punya tekad. Tekad itulah yang membawa saya kuliah S2 dan S3 di Jepang. Kesempatan itu terbuka untuk semua anak, asal sungguh-sungguh,” ujarnya di hadapan peserta.
Beliau juga mendorong siswa dan wali murid untuk membangun budaya belajar yang disiplin, membiasakan target akademik, serta menanamkan keberanian bermimpi tinggi.
Kejutan Spesial: Sang Anak dan Istri Turut Menjadi Pembicara
Acara semakin menarik ketika Ir. Atus menghadirkan dua narasumber tambahan melalui Zoom langsung dari Jepang—putra beliau yang sedang melanjutkan studi, serta istri beliau yang ikut berbagi perspektif sebagai orang tua sekaligus pendamping perjuangan anak-anak dalam pendidikan.
Sang putra memberikan gambaran nyata kehidupan mahasiswa di Jepang: mulai dari proses pendaftaran, budaya akademik, hingga tips bertahan selama studi.
“Belajar di luar negeri bukan cuma soal akademik, tapi juga cara kita mengatur waktu, mandiri, dan beradaptasi dengan lingkungan baru,” tuturnya.
Sementara itu, istri Ir. Atus menyampaikan sudut pandang penting tentang peran keluarga:
“Orang tua harus menjadi penyemangat. Anak harus merasa bahwa keluarganya percaya pada kemampuan mereka,” ungkapnya.
Kolaborasi tiga narasumber ini membuat acara terasa hangat, lengkap, dan menyentuh sisi akademik, keluarga, hingga psikologis.
Suasana Antusias dan Peserta yang Aktif
Baik peserta luring maupun daring aktif mengajukan pertanyaan. Para wali murid banyak menanyakan strategi menyiapkan anak sejak dini, sementara siswa tertarik dengan cara mendapatkan beasiswa, kemampuan bahasa, serta pengelolaan waktu saat kuliah di luar negeri.
Moderator beberapa kali terlihat kewalahan menampung pertanyaan—sebuah tanda bahwa materi malam itu benar-benar menyentuh kebutuhan peserta.
WAWANCARA EKSKLUSIF
Bersama Ir. Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., IPU.
SMA Budi Utomo Gadingmangu: Dalam kegiatan ini, apa sebenarnya yang ingin bapak sampaikan kepada para orangtua dan wali murid?
Ir. Atus: Saya ingin memberikan gambaran bahwa dunia pendidikan itu luas. Anak-anak Indonesia, termasuk dari daerah, punya peluang sama besarnya untuk kuliah hingga ke luar negeri. Saya ingin mereka percaya diri dan mau menyiapkan diri sejak sekarang.
SMA Budi Utomo Gadingmangu: Banyak siswa sering merasa minder untuk mendaftar beasiswa luar negeri. Apa pesan Bapak?
Ir. Atus: Buang rasa minder. Beasiswa itu bukan dicari oleh orang yang sempurna, tapi oleh orang yang berusaha. Tunjukkan karakter, kerja keras, dan kemampuan beradaptasi. Itu yang dicari negara-negara maju.
SMA Budi Utomo Gadingmangu: Bagaimana peran orang tua dalam mendukung studi lanjut?
Ir. Atus: Orang tua harus mendampingi. Bukan sekadar menuntut, tapi memberi contoh kedisiplinan, menyediakan lingkungan belajar, dan memberi kepercayaan. Ketika anak merasa didukung, mereka lebih berani melangkah.
SMA Budi Utomo Gadingmangu: Apa harapan Bapak untuk para orangtua dan wali murid yang mengikuti kegiatan pada malam hari ini?
Ir. Atus: Saya ingin anak-anak di sini berani bermimpi besar, dan tidak hanya bermimpi, tapi mengeksekusi. Semoga ada yang bisa menyusul kuliah di Jepang, Eropa, atau negara mana pun yang mereka cita-citakan.
Penutup: Langkah Kecil Menuju Masa Depan Besar
Acara ini tidak hanya memberikan wawasan akademik, tetapi juga menghadirkan inspirasi emosional yang mendalam bagi siswa dan orang tua. Perpaduan pengalaman pribadi, motivasi, dan informasi teknis beasiswa menjadikan malam itu penuh makna.
Yayasan Pendidikan Budi Utomo Gadingmangu berharap kegiatan ini menjadi titik awal bagi lahirnya generasi muda yang tidak hanya bermimpi tinggi, tetapi berani berjuang mewujudkannya—hingga suatu saat mereka mampu berkata: “Saya bisa karena saya memulai.”
Gadingmangu, 14 November 2025 – SMA Budi Utomo Gadingmangu kembali menggelar acara inspiratif bertajuk “Eksklusif Bongkar Tuntas Peluang Studi di Jerman dan Austria serta Prospek Studi di Universitas Negeri Malang”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli dari Universitas Negeri Malang (UM) dan penutur asli dari Austria, bertujuan untuk membuka wawasan siswa tentang kesempatan pendidikan tinggi di luar negeri serta di kampus ternama dalam negeri. Acara yang diikuti oleh siswa kelas X hingga XII ini berlangsung secara interaktif di aula sekolah, menciptakan suasana penuh antusiasme dan motivasi.
Kolaborasi antara SMA Budi Utomo Gadingmangu dan UM ini menjadi platform eksklusif bagi siswa untuk mendapatkan informasi langsung dari para pakar. Narasumber pertama, Hannah Elisabeth Raab, BA., seorang penutur asli Bahasa Jerman dari Austria, berbagi pengalaman pribadinya tentang kehidupan dan studi di Eropa. Ia menjelaskan peluang beasiswa, proses aplikasi kuliah, serta tips adaptasi budaya di Jerman dan Austria. “Studi di Jerman dan Austria tidak hanya tentang akademik, tapi juga membangun jaringan global dan kemandirian. Banyak universitas di sana gratis untuk mahasiswa internasional, asal kamu siap dengan bahasa dan persyaratan,” ujar Hannah dengan antusias, sambil memberikan contoh program seperti DAAD Scholarship dan Erasmus+.
Selanjutnya, Robby Yunia Irawan, S.Pd., M.Pd., dosen dan Humas Fakultas Sastra UM, fokus pada prospek studi di UM khususnya di bidang sastra dan bahasa. Beliau menyoroti program unggulan seperti Jurusan Bahasa Jerman dan Sastra, serta peluang karir pasca-lulus. “UM menawarkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan global, termasuk kolaborasi internasional. Siswa dari SMA seperti kalian punya peluang besar untuk bergabung melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, atau mandiri,” jelas Pak Robby. Ia juga membahas bagaimana keterampilan bahasa asing bisa menjadi kunci sukses di era digital.
Narasumber ketiga, DR. Heri Akhmad Bukhari, MA., M.Hum., dosen Bahasa Jerman UM, melengkapi sesi dengan pembahasan mendalam tentang persiapan studi di luar negeri. Beliau menekankan pentingnya penguasaan bahasa Jerman (seperti melalui sertifikasi Goethe-Institut) dan pemahaman linguistic landscape untuk adaptasi cepat. “Jerman dan Austria punya sistem pendidikan berkualitas tinggi dengan fokus pada riset dan inovasi. Di UM, kami siapkan fondasi kuat agar kalian bisa melanjutkan ke sana,” tambah Dr. Heri. Sesi ini dilengkapi dengan workshop mini, di mana siswa diajak simulasi wawancara beasiswa dan diskusi kelompok tentang rencana studi mereka.
Kegiatan ini tidak hanya informatif tapi juga memotivasi siswa untuk merencanakan masa depan dengan lebih matang. Banyak peserta yang merasa terinspirasi, seperti salah satu siswa kelas XII yang berkata, “Sekarang saya tahu langkah-langkah konkret untuk kuliah di Jerman, dan UM bisa jadi jembatan awal.” Kepala Sekolah SMA Budi Utomo Gadingmangu menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini, “Acara seperti ini membuka pintu peluang bagi siswa kami, memperkuat komitmen sekolah dalam mendukung pendidikan berkualitas dan internasional.”
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab, foto bersama, dan pembagian materi panduan studi. SMA Budi Utomo Gadingmangu berterima kasih kepada para narasumber dan UM atas kontribusinya.
“Membangun Literasi Melalui Pemahaman Linguistic Landscape dan Pemanfaatan Teknologi Digital”
Gadingmangu, 14 November 2025 – SMA Budi Utomo Gadingmangu kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyelenggaraan In House Training (IHT) Kolaborasi bersama Universitas Negeri Malang (UM). Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias ini mengangkat tema “Membangun Literasi Melalui Pemahaman Linguistic Landscape di Sekitar Kita dan Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Pembelajaran Inovatif dan Efektif.”
IHT ini menghadirkan dua narasumber ahli dari Universitas Negeri Malang, yaitu:
Robby Yunia Irawan, S.Pd., M.Pd. (Dosen dan Humas Fakultas Sastra UM)
Dr. Heri Akhmad Bukhori, MA., M.Hum. (Dosen Bahasa Jerman UM)
Pemahaman Linguistic Landscape: Literasi dari Ruang Sekitar
Dalam sesi pertama, Dr. Heri Akhmad Bukhori menyampaikan materi tentang linguistic landscape, yaitu bagaimana tulisan, simbol, dan bahasa yang muncul di ruang publik dapat menjadi sumber belajar. Guru diajak melihat lingkungan sekitar sebagai media literasi yang kaya, mulai dari papan informasi, iklan, hingga penanda jalan. Materi ini membuka wawasan guru bahwa pembelajaran tidak hanya berasal dari buku, tetapi juga dari realitas sehari-hari yang dekat dengan siswa.
Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Pembelajaran Inovatif
Pada sesi berikutnya, Robby Yunia Irawanmembahas pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran modern. Beliau menekankan pentingnya kreativitas guru dalam merancang pembelajaran yang interaktif, efektif, dan sesuai dengan karakter generasi digital. Berbagai contoh perangkat digital, aplikasi pendukung, serta strategi pembelajaran inovatif dipaparkan untuk memperkaya praktik mengajar para pendidik.
Sinergi Pendidikan untuk Guru Lebih Berkualitas
Melalui kolaborasi ini, SMA Budi Utomo Gadingmangu berupaya memperkuat kompetensi guru dalam memahami literasi kekinian sekaligus memanfaatkan teknologi sebagai bagian integral dalam pembelajaran. Kegiatan IHT ini juga menjadi sarana membangun jejaring akademik antara sekolah dan perguruan tinggi.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan para guru semakin siap menghadirkan pembelajaran yang relevan, kreatif, dan berdampak bagi siswa.
Di momentum Hari Pahlawan, kita diajak untuk mengenang bukan hanya mereka yang berjuang di medan pertempuran, tetapi juga para pejuang pendidikan yang menyalakan api semangat bagi generasi bangsa. Di lingkungan SMA Budi Utomo Gadingmangu, sosok inspiratif itu hadir dalam diri Bapak Drs. H. Bambang Wahyudi, M.Si., Kepala SMA Budi Utomo Gadingmangu periode tahun ajaran 2000/2001 – 2020/2021 yang dengan dedikasi dan visi besarnya berhasil membawa sekolah ini menuju predikat sekolah unggul dan berprestasi.
Sejak memimpin, Bapak Bambang Wahyudi dikenal sebagai pemimpin yang visioner, tegas, dan penuh keteladanan. Beliau bukan hanya mengarahkan, tetapi juga menjadi contoh nyata tentang arti disiplin, kerja keras, dan pengabdian. Di bawah kepemimpinannya, SMA Budi Utomo Gadingmangu tumbuh menjadi sekolah yang tidak hanya menonjol dalam prestasi akademik, tetapi juga unggul dalam karakter dan spiritualitas.
Beragam program unggulan yang digagas menjadi bukti nyata dari komitmennya:
Supercamp, wadah pembentukan karakter dan mental juang siswa melalui kegiatan pembinaan intensif yang menumbuhkan kemandirian dan tanggung jawab.
Prima Siswa, program yang memfasilitasi pengembangan karakter terbaik melalui pembimbingan khusus dan pendampingan intensif.
Special Class, kelas istimewa bagi siswa dengan kemampuan dan semangat belajar tinggi yang dikembangkan melalui metode pembelajaran kreatif, modern, dan kolaboratif.
Goes to Campus, yang menjadi jembatan bagi siswa untuk siap melangkah ke dunia perkuliahan maupun dunia kerja dengan bekal nyata dan pengalaman langsung.
Seluruh program ini bukan hanya meningkatkan kualitas lulusan, tetapi juga menciptakan lingkungan sekolah yang hidup dengan semangat belajar, kolaborasi, dan inovasi.
Prinsip kepemimpinan Bapak Bambang sederhana namun penuh makna:
“Sekolah unggul tidak lahir dari bangunan megah, tetapi dari semangat besar yang tidak pernah padam.”
Kini, hasil perjuangan itu mulai tampak jelas. SMA Budi Utomo Gadingmangu semakin dikenal luas sebagai sekolah yang religius, berkarakter, dan berprestasi, dengan siswa-siswi yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Di Hari Pahlawan ini, sosok Bapak Bambang Wahyudi mengingatkan kita bahwa pahlawan masa kini tidak selalu mengangkat senjata, tetapi mengangkat kualitas manusia dengan ilmu dan ketulusan.
Terima kasih, Bapak Bambang Wahyudi. Semangat dan keteladanan Bapak adalah inspirasi bagi seluruh keluarga besar SMA Budi Utomo Gadingmangu untuk terus berjuang, berprestasi, dan mengabdi untuk negeri.
Belajar dari Pengalaman Inspiratif Dosen UGM di SMA Budi Utomo Gadingmangu
Dalam upaya memberikan wawasan dan motivasi kepada peserta didik mengenai pentingnya perencanaan masa depan, SMA Budi Utomo Gadingmangu menggelar kegiatan inspiratif bertajuk “Strategi Menembus Universitas Impian dan Membangun Karier Cemerlang di Negeri Sakura”. Acara ini menghadirkan narasumber berpengalaman, Ir. Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., IPU., dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) yang telah menempuh pendidikan pascasarjana hingga doktoral di Jepang.
Kegiatan yang berlangsung di aula utama sekolah ini diikuti antusias oleh siswa kelas X. Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala SMA Budi Utomo Gadingmangu, Bapak Heboh Handono, M.Pd., yang menegaskan pentingnya kesiapan peserta didik dalam menghadapi dunia pendidikan tinggi dan persaingan global.
“Kami ingin peserta didik Budi Utomo tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter tangguh dan wawasan internasional. Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka belajar langsung dari sosok yang berpengalaman menembus dunia pendidikan luar negeri,” ujar beliau dengan semangat.
Setelah sambutan, Ir. Atus Syahbudin berbagi pengalaman hidup dan perjalanan akademiknya di Jepang. Ia menuturkan betapa pentingnya membangun disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja tinggi untuk mencapai kesuksesan. Ia juga menceritakan pengalaman awalnya beradaptasi dengan budaya dan sistem pendidikan di Jepang yang menuntut kemandirian serta komitmen tinggi.
“Menempuh pendidikan di luar negeri bukan hanya soal pintar, tapi soal sikap dan tekad. Jepang mengajarkan saya tentang arti menghargai waktu, kerja keras, dan pentingnya kerjasama,” ungkapnya di hadapan para peserta.
Setelah sesi penyampaian materi, tim markom SMA Budi Utomo berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan Ir. Atus Syahbudin untuk menggali lebih dalam pandangannya mengenai dunia pendidikan dan karier global.
Tim Markom: Pak Atus, apa motivasi terbesar Bapak hingga akhirnya memutuskan untuk menempuh pendidikan di Jepang?
Ir. Atus: Motivasi terbesar saya adalah rasa ingin belajar dan tantangan untuk berkembang. Jepang dikenal dengan budaya kerja keras dan kedisiplinannya. Saya ingin belajar langsung dari negara yang berhasil maju karena sumber daya manusianya, bukan semata karena kekayaan alam.
Tim Markom: Menurut Bapak, apa hal terpenting yang harus disiapkan siswa SMA agar bisa menembus universitas impian, baik di dalam maupun luar negeri?
Ir. Atus: Yang pertama tentu kemampuan akademik, tetapi yang tidak kalah penting adalah karakter: disiplin, rasa ingin tahu, dan daya juang. Dunia perguruan tinggi, apalagi luar negeri, sangat menghargai pribadi yang bisa berpikir kritis, berinisiatif, dan mampu bekerja sama.
Tim Markom: Banyak siswa SMA yang bermimpi kuliah di luar negeri, tapi merasa tidak percaya diri. Apa pesan Bapak untuk mereka?
Ir. Atus: Jangan pernah merasa minder. Semua orang memulai dari titik yang sama — belajar dan berusaha. Kuncinya adalah konsistensi dan doa orang tua. Kalau kalian punya tekad, rencana, dan kemauan untuk berjuang, kesempatan itu pasti ada. Banyak beasiswa terbuka bagi siapa saja yang mau berusaha.
Tim Markom: Bagaimana Bapak melihat peluang karier di Jepang bagi lulusan Indonesia?
Ir. Atus: Peluangnya sangat besar. Jepang kekurangan tenaga profesional muda, terutama di bidang teknologi, pertanian modern, dan riset. Lulusan Indonesia punya potensi, hanya perlu membangun keunggulan diri, kemampuan bahasa Jepang, dan memahami budaya kerja di sana.
Tim Markom: Terakhir, apa pesan Bapak untuk peserta didik SMA Budi Utomo Gadingmangu?
Ir. Atus: Teruslah bermimpi besar, tapi jangan berhenti di mimpi. Jadikan mimpi itu target nyata dengan usaha, doa, dan semangat pantang menyerah. Dunia menunggu generasi muda seperti kalian untuk membawa perubahan.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab antara siswa dan narasumber yang berlangsung hangat dan inspiratif. Para siswa terlihat antusias bertanya seputar beasiswa, adaptasi budaya, dan kiat sukses studi di luar negeri.
Melalui kegiatan ini, SMA Budi Utomo Gadingmangu kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas dan berkarakter, tetapi juga berwawasan global serta siap bersaing di tingkat internasional.
“Budi Utomo — Cerdas, Berkarakter, dan Berwawasan Dunia.”