
JOMBANG — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Jombang menyelenggarakan seminar Peningkatan Wawasan Berbasis Inklusi Sosial Masyarakat (PEWARIS SMART) bertajuk “Level Up di Era Digital”. Acara ini berlangsung di Lantai 2 Gedung Perpustakaan Kabupaten Jombang pada Rabu (20/5), dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
Kegiatan edukatif ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, yang terdiri dari mahasiswa, pelaku UMKM, perangkat desa, hingga pelajar. Turut hadir dalam acara tersebut adalah anggota aktif Perpustakaan SMA Budi Utomo (SMABU) Gadingmangu, yang secara khusus diajak oleh Divisi Perpustakaan SMABU guna meningkatkan wawasan sekaligus menyukseskan program dari Disperpusip Kabupaten Jombang.

Seminar resmi dibuka oleh Kepala Bidang Perpustakaan Kabupaten Jombang, Didik Heru Purwanto, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan utama oleh Kepala Disperpusip Kabupaten Jombang, Thonsom Pranggono, AP., M.E.
Dalam sambutannya, Thonsom menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi secara bijak. “Di era digital saat ini, penting sekali untuk kita beradaptasi dengan teknologi dan menggunakan teknologi tersebut untuk menyebarkan hal-hal yang positif, sehingga nanti akan berdampak positif juga untuk kehidupan kita,” tegasnya.
Sesi pemaparan materi menghadirkan Nuno, seorang praktisi digital marketing dari digital media agency CV Berkah Karya. Nuno membongkar strategi kunci dalam menarik perhatian audiens di media sosial, khususnya pada hitungan detik pertama sebuah konten visual.

“Tiga detik pertama dalam sebuah konten itu merupakan penentu utama, apakah audiens akan menonton konten hingga selesai atau langsung melewatinya (skip),” papar Nuno. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan tiga detik pertama tersebut sangat ditentukan oleh komposisi hook yang kuat, visual yang menarik, storytelling, dan Call to Action (CTA).
Pemaparan taktis tersebut memancing antusiasme peserta yang tampak fokus mencatat materi. Acara memuncak pada sesi tanya jawab, di mana Nuno merespons setiap pertanyaan peserta secara runtut dan komprehensif, sehingga berhasil menumbuhkan semangat baru bagi para peserta untuk terjun ke industri pemasaran digital.
Bagi pihak SMABU Gadingmangu, partisipasi dalam seminar ini sejalan dengan program Bimbingan Literasi Perpustakaan SMABU. Tujuannya adalah untuk mengarahkan siswa agar mampu memanfaatkan media sosial dengan produktif. Hal ini pun direspons positif dan dirasakan langsung dampaknya oleh para siswa.
“Acara ini sangat bermanfaat, terutama bagi kami generasi muda, yang sementara ini masih menjadi penonton saja di dunia digital, sehingga bisa menumbuhkan minat untuk menjadi pelaku dalam digital marketing,” ungkap Gendis Paradisa Maheswari, salah satu siswa delegasi SMABU.
Gendis juga menambahkan bahwa wawasan dan materi yang diperoleh dari kegiatan ini akan menjadi bekal kompetensi yang krusial bagi mereka, baik saat melangkah ke jenjang perkuliahan maupun saat memasuki dunia kerja di masa depan.


