
JOMBANG – SMA Budi Utomo Gadingmangu menggelar kegiatan Japanese Day sebagai upaya memperkuat pembelajaran lintas budaya dan pengembangan kreativitas siswa. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan seluruh siswa dan warga sekolah.
Berbagai perlombaan digelar dalam kegiatan ini, di antaranya lomba cosplay, kaligrafi Jepang, serta sejumlah permainan edukatif yang mengangkat budaya Jepang. Setiap kelas IC juga difasilitasi stand untuk menampilkan beragam kreasi siswa, sehingga acara berlangsung interaktif dan penuh warna.

Kepala SMA Budi Utomo Gadingmangu, Heboh Handono Pribadi Luhur, mengatakan bahwa Japanese Day menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual yang mendorong siswa aktif, kreatif, dan kolaboratif.
“Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman budaya kepada siswa, tetapi juga melatih kreativitas, kerja sama, serta kepercayaan diri mereka. Pembelajaran seperti ini penting untuk membentuk karakter siswa yang adaptif dan berwawasan global,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pengembangan bakat dan minat siswa di luar pembelajaran formal di kelas, sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga sekolah.
Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi aktif dalam setiap rangkaian kegiatan serta apresiasi terhadap karya dan penampilan teman-temannya. Melalui Japanese Day, SMA Budi Utomo Gadingmangu menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang inovatif dan relevan dengan perkembangan global.


