

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, PHBN di SMA Budi Utomo Gadingmangu, Jombang, menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan semarak kemerdekaan. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, mempererat rasa kebersamaan, serta meningkatkan partisipasi seluruh warga sekolah dalam mengisi kemerdekaan.
Kegiatan PHBN ini diikuti oleh seluruh siswa dan siswi SMA Budi Utomo Gadingmangu. Pelaksanaan kegiatan didukung oleh panitia OSIS dan MPK yang bertugas mengoordinasikan jalannya acara, serta petugas kesehatan dari PMR yang siap memberikan pelayanan kesehatan selama kegiatan berlangsung. Selain itu, terdapat stand makanan B-Wise yang turut mendukung kebutuhan peserta selama acara. Tim dokumentasi VIPHO bertugas mengabadikan seluruh rangkaian kegiatan. Seluruh kegiatan juga didampingi dan didukung oleh para guru sehingga dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan rencana.
Semarak PHBN SMA Budi Utomo Gadingmangu dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026. Rangkaian acara terbagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pagi pukul 08.00–10.00 WIB dan sesi siang pukul 13.00–15.00 WIB. Pada sesi pagi, perlombaan Needle Dast dan Volly Blast dilaksanakan di Lapangan NZ. Sementara itu, pada sesi siang, perlombaan Needle Dast dilanjutkan di area sekitar koperasi dan Masjid Luhur.


Penyelenggaraan PHBN ini bertujuan untuk memperingati dan memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan siswa. Selain menjadi sarana untuk mengenang perjuangan para pahlawan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mencetak generasi yang mampu menerapkan dan memiliki 29 karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari. Melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan, siswa diharapkan dapat mengembangkan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta kebersamaan sebagai bekal untuk menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berakhlak muliaaa
Rangkaian PHBN SMA Budi Utomo Gadingmangu dimeriahkan dengan dua perlombaan, yaitu Needle Dart dan Volly Blast. Kedua perlombaan tersebut diikuti oleh para siswa dengan penuh antusiasme dan semangat kompetitif. Melalui perlombaan ini, siswa tidak hanya diajak untuk memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga dapat mengembangkan kekompakan, kerja sama, sportivitas, dan rasa tanggung jawab dalam mengikuti setiap pertandingan.
Keseruan semakin terasa saat perlombaan berlangsung. Pada lomba Needle Dast, peserta ditantang untuk berlari memasukkan jarum, kemudian melanjutkan permainan dengan berlari melewati lintasan secara zig-zag. Tantangan tersebut membuat peserta harus memiliki kecepatan, ketelitian, dan kekompakan agar dapat menyelesaikan perlombaan dengan baik. Sementara itu, Volly Blast tidak kalah meriah. Para peserta berusaha menangkap bola berukuran besar dengan penuh semangat, sehingga menciptakan suasana pertandingan yang seru dan menghibur. Antusiasme peserta dan dukungan dari teman-teman di sekitar lapangan semakin menambah kemeriahan rangkaian PHBN.
Kemeriahan PHBN juga tercermin dari kesan para peserta dan panitia yang terlibat secara langsung dalam rangkaian perlombaan. Salah satu peserta lomba Needle Dast, Fahmida dari kelas XI-8, mengungkapkan rasa tegang sekaligus antusiasnya sebelum mengikuti perlombaan. “Deg-degan banget sebelum main, tapi pas lagi main enjoy lah, dan yakin bakal menang. Ending-nya masuk semifinal,” ungkap Fahmida.
Sementara itu, Larissa dari kelas XI-8 selaku panitia OSIS turut menyampaikan kesannya selama mendampingi jalannya kegiatan. “Seru banget karena kegiatannya lebih terkondisi, anak-anak semangat, apalagi yang Volly Blast,” ujar Larissa. Tanggapan tersebut menunjukkan bahwa rangkaian PHBN tidak hanya memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi peserta, tetapi juga menciptakan suasana yang penuh semangat dan kebersamaan bagi seluruh pihak yang terlibat.
Dengan terlaksananya rangkaian PHBN SMA Budi Utomo Gadingmangu, semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kebersamaan, sportivitas, dan antusiasme seluruh siswa. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi pengalaman yang berkesan sekaligus mendorong siswa untuk terus menerapkan 29 karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari.

