
Di balik suksesnya program Kelas Internasional SMA Budi Utomo Gadingmangu, ada sosok inspiratif yang bekerja dengan penuh dedikasi dan ketulusan — Novianto, S.Pd. Beliau bukan hanya seorang pendidik, tetapi juga penggerak semangat global bagi para peserta didik untuk berani bermimpi dan menatap dunia yang lebih luas.
Sebagai koordinator Kelas Internasional, Novianto berhasil membawa berbagai program unggulan yang memperluas wawasan siswa. Mulai dari kegiatan English Day, Study Abroad ke kampus di Eropa, Amerika, dan Australia, hingga Study Tour ASEAN ke Malaysia, Singapura, dan Thailand, semuanya dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan pengalaman belajar lintas budaya.
Tak hanya itu, beliau juga menghadirkan pelajaran Bahasa Jepang dan Bahasa Jerman sebagai bekal tambahan agar peserta didik siap menghadapi tantangan global.

“Belajar bahasa asing bukan hanya soal kosa kata, tapi juga tentang memahami budaya dan cara berpikir orang lain,” ujarnya dengan senyum hangat khasnya.
Gaya komunikasinya yang tenang, terbuka, dan penuh perhatian membuat para siswa merasa nyaman dan termotivasi untuk terus belajar.
Namun, di balik kesibukan mengatur program internasional, Novianto tetap sosok sederhana dan mudah didekati. Rekan-rekan mengenalnya sebagai pribadi yang humble, ramah, dan selalu siap membantu siapa pun tanpa pandang bulu.
Saat tidak di sekolah, beliau kerap menghabiskan waktu dengan bermain sepak bola atau memancing, dua hobi yang menjadi pelepas penat sekaligus sarana untuk menjaga keseimbangan hidup.
Sebagai penggemar berat Juventus dan Liverpool, Novianto sering menjadikan dunia sepak bola sebagai bahan obrolan ringan bersama siswa—membangun kedekatan yang natural dan hangat.
Bagi banyak siswa, sosok beliau bukan hanya guru, tapi juga inspirasi. “Pak Novianto selalu bikin belajar jadi seru. Beliau ngajarin bahasa Inggris, tapi juga ngajarin cara percaya diri dan berani mencoba hal baru,” ujar salah satu peserta Kelas Internasional.
Berbekal visi luas dan hati yang tulus, Novianto terus berupaya menjadikan Kelas Internasional sebagai wadah untuk mencetak generasi muda yang berpikir global, berkarakter kuat, dan tetap membumi.
Dari Gadingmangu, semangat “go international” terus berkobar—dipandu oleh seorang guru sederhana yang percaya bahwa belajar tentang dunia dimulai dari keberanian untuk membuka diri.

