
Jombang – Komitmen SMA Budi Utomo Gadingmangu dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi persaingan global kembali diwujudkan melalui keikutsertaan sebanyak 37 siswa dalam kegiatan Study Abroad Festival yang diselenggarakan pada Minggu, 26 Juli 2026, di Ascent Hotel and Café, Malang.
Sejak pagi hari, para peserta berkumpul di halaman Masjid Luhur Pondok Pesantren Gadingmangu, Perak, Jombang, untuk mengikuti briefing sekaligus sarapan bersama sebelum keberangkatan. Tepat pukul 06.30 WIB, rombongan berangkat menuju Malang menggunakan dua unit kendaraan ELF.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB, para siswa melakukan registrasi sebelum memasuki area workshop. Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi para peserta untuk memperoleh wawasan secara langsung mengenai peluang melanjutkan studi ke perguruan tinggi luar negeri melalui berbagai jalur beasiswa.
Pada sesi workshop, narasumber dari Schoters by Ruangguru memberikan pemaparan komprehensif mengenai proses persiapan studi di luar negeri, mulai dari langkah awal menyusun rencana pendidikan, strategi memperoleh Letter of Acceptance (LoA), hingga proses pengajuan berbagai program beasiswa internasional.
Para siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian materi. Mereka aktif mencatat informasi penting dan berdiskusi mengenai berbagai peluang studi di kampus-kampus terbaik dunia. Materi yang disampaikan meliputi jenis-jenis beasiswa, kuota penerimaan mahasiswa internasional, waktu terbaik mempersiapkan diri, hingga tahapan pendaftaran di berbagai universitas luar negeri.
Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat bersaing dalam seleksi internasional. Persyaratan tersebut meliputi kemampuan bahasa asing yang dibuktikan melalui sertifikat seperti IELTS, TOEFL, maupun JLPT bagi yang berminat melanjutkan studi di Jepang. Siswa juga dikenalkan pada berbagai tes seleksi internasional, seperti SAT, ACT, serta pentingnya menyiapkan dokumen pendukung berupa curriculum vitae (CV), esai, transkrip nilai, paspor, dan surat rekomendasi.
Workshop ini turut menekankan pentingnya mempersiapkan seluruh kebutuhan tersebut sejak dini. Para peserta dianjurkan mengikuti program peningkatan kemampuan bahasa Inggris, placement test, serta latihan intensif menghadapi ujian IELTS maupun SAT agar memiliki daya saing yang lebih kuat dalam memperoleh beasiswa.
Tidak hanya penyampaian materi, kegiatan ini juga menghadirkan sesi konsultasi bersama tim Schoters. Salah satu mentor, Kak Putri, mengajak siswa berdiskusi mengenai cita-cita mereka, jurusan yang diminati, negara tujuan studi, hingga rencana gap year apabila diperlukan. Melalui sesi ini, para siswa memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai jalur pendidikan yang sesuai dengan minat dan potensi masing-masing.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, SMA Budi Utomo Gadingmangu berencana menghadirkan program Study Abroad Academy dan IELTS Academy sebagai wadah pembinaan bagi siswa yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi luar negeri. Program ini akan difokuskan pada penguatan kemampuan bahasa Inggris, persiapan tes internasional, penyusunan dokumen pendaftaran, hingga pendampingan proses aplikasi beasiswa.
Dalam proses seleksi internasional, siswa diharapkan mampu mencapai skor kompetitif, seperti IELTS 6,5–7,5 dan SAT 1250–1380+. Melalui kolaborasi dengan Schoters, peserta nantinya akan memperoleh pendampingan mulai dari penguatan kemampuan dasar bahasa Inggris, penyusunan CV dan esai, simulasi wawancara, hingga proses pengajuan beasiswa yang dibimbing langsung oleh mentor dan alumni kampus tujuan.
Keikutsertaan dalam Study Abroad Festival menjadi salah satu bentuk nyata komitmen SMA Budi Utomo Gadingmangu dalam memperluas wawasan global peserta didik. Melalui pengalaman ini, diharapkan semakin banyak lulusan yang siap bersaing di tingkat internasional serta mampu meraih kesempatan menempuh pendidikan di universitas-universitas terbaik dunia melalui berbagai program beasiswa.

